Rabu, 18 Januari 2012

Januari 2011

3 tahun menjalin kasih adalah hal yang tidak mudah untuk dilewati,banyak rintangan yang kita lalui bersama, suka dan duka... hal yang selama ini mengganjal adalah ketika selama 3 tahun aku tak pernah tau tentang orang tuamu begitu pun sebaliknya. hari itu selama bulan januari kau tampak berbeda,, setiap hari kau bawakan aku bunga yang indah, boneka yang kau kirimkan lewat pos, tepat tanggal 3, kau datang ke rumah ku, melamarku untuk menjadi istrimu dihadapan kedua orangtuaku,,, rasanya ini sebuah mimpi
hari demi hari aku sudah membayangkan bagaimana pernikahan kami nantinya,, hari ke 10 di bulan Januari kau mulai bertingkah aneh, kau lebih sering marah dan sampai memukulku,,, sampai akhirnya kau tidak bisa dihubungi lagi, kau seolah lupa dengan janji-janjimu, kau lupa dengan ucapan Insya allah yang selalu kau ucapkan padaku untuk meyakinkanku,,,
22 Januari 2011, saat aku akan pergi ke kampus menyelesaikan urusan skripsi yang akan djalani, ada sebuah undangan indah berwarna merah yang sangat cantik. dalam hatiku, aku ingin punya undangan pernikahan bersama calon suamiku... Sungguh, ternyata undangan itu tidak seindah isinya... Calon suamiku menikah dengan orang lain,, tanpa tau alasan yang jelas mengapa dia meninggalkanku,,, Apakah semua laki-laki itu sama,,,,

Ini hanya sebuah cerita fiksi yang iseng ku buat,,,

2 komentar:

  1. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  2. Oh engkau sedih karena dikhianati? Bergembiralah. Itulah cara terbaik bagimu untuk menemukan bahwa dia bukan yang bisa kau percayai. Engkau ditinggalkan? Tidak. Sesungguhnya dia diusir oleh Tuhan agar engkau terlindungi dari pelukaan yang lebih buruk. Engkau dijelek-jelekkan? Tidak. Orang baik tidak bisa dijelekkan, dan orang jelek tak perlu penjelekan. Engkau kekasih Tuhan. Indahkanlah hatimu.

    BalasHapus