Hemz,,, mencoba menulis dan menyampaikan sedikit apa yang saya baca,, setelah saya buka kembali membuka bukunya, ada yang salah dengan judul yang saya buat... seharusnya menikah cara kiri, hehe... tapi karena sudah agak enak dengan judul yyang saya buat ya sudah lah,,, hehe,,, maaff untuk yang membaca sebelumnya....
Mari kita lihat hal yang sekarang terjadi
* berkenalan,pendekatan, pacaran,punya pekerjaan tetap, punya kendaraan, punya rumah, punya isi rumah, tunangan, lamaran, menentukan hari baik, seserahan, menyebar undangan, akad nikah, resepsi pihak keluarga istri, resepsi dari pihak keluarga suami, bulan madu.....
Tahukah Anda, hal di atas ternyata adalah penyelarasan pernikahan menggunakan otak kiri... Dan tahukah Anda ada hal mudah yang dilakukan untuk mencapai pernikahan menggunakan otak kanan,,, yaitu KENALAN, LAMARAN, dan AKAD NIKAH. Selesai kan... Cepat, hemat, dan tepat sasaran,,, Itulah yang sebenarnya aku harapkan darinya,,,
Lihatlah sekarang, banyak orang yang berpikir orang yang takut menikah hanya gara2 tidak punya ini dan itu. Yah, otak kirinya sudah kelewatan,,,,
Mungkin dulu, aq pikir pernikahan itu menyeramkan, menakutkan akan menghadapi sesuatu yang tak pernah kita temui, Seperti yang pernah saya baca pada buku & keajaiban rejeki, Banyak orang yang menunda menikah, karenaalasan belum siap punya pekerjaan tetap, Luruskan niat menikah karena Allah dan segerakan. Sepanjang kita masih bisa berikhtiar, Allah pasti mencukupkan rezeki kita, istri dan anak-anak kita,,, Amin ya Rabb...
Tapi konsep menikah menggunakan pemikiran otak kanan pun tak akan mampu diselaraskan kepada orang-orang yang masih menggunakan otak kiri, Hanya menceritakan sedikit pengalaman teman saya ketika kami berbincang-bincang tentang acara pernikahan dan biaya pernikahan,,,
"Yakinkan hatimu dulu De, sudah yakin ma pilihan mu, carilah orang yang mapan,,, aq aja dijujur suamiku 30jt, acara pernikahan kami 50 jt... " emm... pikiranku adalah aku tetap pada pilihanku apapun yang terjadi, karena yang q pilih adalah untuk agamaku dan akherat ku bukan duniaku,,,
akhir-akhir ne saya baru tau ternyata si suami mempunyai hutang sebanyak 90 juta, dan si istri 20 juta,,, ini menjadi pertanyaan di benakku??? Hemz,,, jawablah sendiri sesuai pemikiran masing-masing... semoga tulisan ini bermanfaat untuk semua,,, Semoga tulisan ini tidak menjadi sia-sia.. Amin ya Rabb...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar